Perbaiki Penampilan Saat Mengantar Anak Ke Sekolah

28 Apr 2015

Hampir setiap pagi melihat lalu lalang kesibukan orang-orang yang ingin beraktivitas, entah ke kantor, kuliah, sekolah, dan sebagainya. Dimulai dari yang wangi dan rapih hingga yang belum mandi dan kucel baik pria maupun wanita. Ada yang berjalan kaki, menggunakan sepeda, motor, mobil, dan angkutan umum (mikrolet). Semuanya menampakan kesibukan dan serba cepat berkesan terburu-buru.

Sebenarnya masalah penampilan memang menjadi hak dari masing-masing individu. Bergaya seperti apapun tidak ada yang melarang, asalkan masih berada dalam norma-norma yang biasa berlaku di masyarakat. Ada yang menarik dari melihat lalu lalang orang yang ingin beraktivitas setiap pagi ini. Yaitu penampilan dari orang yang mengantarkan anak ke sekolah. Saya sebut orang dan anak karena belum tentu yang mengantarkan adalah orang tuanya langsung. Bisa jadi yang mengantarkan adalah tukang ojek atau asisten rumah tangga. Kalau disebut hanya anak bisa jadi bukan anak kandungnya sendiri yang diantarkan ke sekolah. Kemungkinannya bisa anak, adik, keponakan, anak majikan, cucu, dan sebagainya. Baiklah kali ini saya hanya akan menuliskan tentang orang tua yang mengantarkan anaknya ke sekolah.  

Sekolah adalah tempat untuk belajar, tempat mendidik dan dididik menjadi lebih baik. Setiap siswa yang pergi ke sekolah haruslah berpakaian rapih dan bersih, sebagai cerminan diri seorang pelajar. Yang siap menimba ilmu di sekolah bersama teman-teman dan guru. Anak sudah berpakaian rapih dan wangi, sementara yang mengantarkannya belum mandi dan kucel. Beberapa kali saya pernah melihat, ada saja orang tua yang mengantarkan anaknya ke sekolah dengan penampilan yang tidak layak. Tidak layak karena ada yang hanya menggunakan daster yang tidak ada lengannya. Dengan penampilan seperti itu, jadi curiga kalau belum mandi juga. Begitu kontras dengan penampilan orang tua lainnya yang tampil begitu rapih ditambah dandanan yang super tebal dan menor. Sementara untuk orang tua yang mengantarkan anaknya ke sekolah dengan dandanan yang berlebihan cenderung menor, tentu ini juga tidak tepat. Karena untuk apa berdandan berlebihan hanya sekedar untuk mengantarkan anak ke sekolah lalu pulang lagi ke rumah. Kalau alasannya supaya enak dilihat, tidak perlu berlebihan, secukupnya saja. Disesuaikan dengan tempat, jarak, dan kegiatan yang akan didatangi.

Kalau saya sih melihatnya kok ada yang tidak peduli dengan penampilannya ada juga yang berlebihan menyikapi sebuah penampilan. Seharusnya orang tua mampu menempatkan diri dalam berbusana atau berpenampilan saat mengantarkan anaknya ke sekolah. Karena dengan perilakunya itu bisa menjadi contoh dan pembelajaran bagi anaknya juga. Kalau menghargai orang lain tentu dengan cara menghargai dirinya sendiri terlebih dulu. Tidak sulit kok untuk berpenampilan yang baik, cukup dengan pakaian yang bersih dan rapih sudah cukup. Tidak perlu pakaian yang mewah dan mahal harganya hanya untuk berpenampilan baik. Kalau sampai terlihat kucel dan bau tentu anak juga yang akan merasakan malu. Apalagi sampai terlihat oleh teman-teman dan gurunya, bisa jadi akan menjadi bahan ejek teman-temannya. Yuk para orang tua, calon orang tua perbaiki penampilan saat mengantarkan anak ke sekolah.


TAGS


-

Author

Follow Me