Pernikahan Adalah Membangun Sebuah Peradaban

12 Dec 2014

Pernikahan itu bukan hanya sekedar sex, tapi lebih dari itu. Pernikahan adalah membangun sebuah peradaban. Kalau tujuan menikah hanya sekedar untuk mendapatkan sex yang halal tentunya itu adalah sebuah tujuan yang sangat kecil. Bahkan kalau saya boleh bilang: Ya ampun, hari gini bicara soal sex! Tidak munafik semua manusia normal pasti ingin merasakan dan bertanya-tanya bagaimana rasanya. Tentu saja ini tidak dimonopoli oleh orang yang belum menikah saja, melainkan orang yang sudah menikah pun mungkin ada yang masih bertanya-tanya. Manusia secara fitrahnya memang dikarunia oleh-Nya sebuah nafsu syahwat. Normal dan memang sudah pemberian dalam rangka ibadah dan penghambaan manusia kepada-Nya. Yang tidak normal adalah bila manusia melakukan penyimpangan atas karunia yang telah diberikan tersebut.

Untuk itulah sebuah pernikahan dibutuhkan, sebagai jalan bagi manusia normal untuk melampiaskan nafsunya tersebut. Dengan sebuah pernikahan yang sah baik secara agama juga secara Negara (dicatatkan di KUA). Setelah pernikahan dua orang manusia berbeda jenis kelamin dapat melampiaskan nafsunya terhadap pasangannya (suami/istri). Mereka yang memiliki hubungan pernikahan sudah diperbolehkan melakukan hubungan sex. Tapi jangan salah, tujuan pernikahan tidak sebatas itu. Lebih mulia lagi yaitu pernikahan adalah membangun sebuah peradaban.

Ya tinggi rendahnya peradaban dari sebuah negeri ditentukan bagaimana kualitas dari manusia yang ada di dalamnya. Semakin tinggi kualitas manusia yang ada maka semakin tinggi peradaban dari negeri tersebut, begitu pula sebaliknya. Untuk menghasilkan manusia-manusia yang berkualitas tentunya tidak mudah dan tidak sembarangan. Perlu adanya beberapa proses yang harus dilalui untuk mencapai tujuan tersebut. Diawali dengan pernikahan, jelas dong. Kan pernikahan adalah membangun sebuah peradaban. Hasil pernikahan diharapkan akan terlahir manusia baru, yang nantinya akan menggantikan manusia-manusia dari generasi yang sudah ada sebelumnya. Diperlukan pemilihan calon ayah dan ibu yang juga memiliki kualitas yang baik.

Bagi mereka yang ingin menikah akan sangat penting untuk sangat selektif memilih pasangannya. Yang nantinya akan menjadi calon ayah atau calon ibu dari anak-anaknya. Karenapernikahan adalah membangun sebuah peradaban.Tidak lagi hanya mengandalkan kecantikan/ketampanan semata dalam mencari pasangan. Tapi lebih dari itu, sifat dan perilaku dari calon pasanganlah yang harus dilihat dan menjadi ukuran. Karena akan berpengaruh nantinya pada sifat dan perilaku anak-anak hasil pernikahan. Berburu kecantikan/ketampanan dan kekayaan dari calon pasangan memang tidak salah. Tapi dahulukanlah berburu pasangan yang akan dinikahi karena agamanya. Agamanya baik maka insyaallah akan baiklah pernikahan yang akan dijalani, begitu pun sebaliknya. Yuk, pantaskan diri untuk menjadi jalan sebagai lahirnya generasi baru untuk membangun peradaban negeri ini. Negeri Indonesia tercinta ini sangat butuh generasi-generasi baru yang unggul, yang akan menggantikan generasi lama yang telah rusak.


TAGS Anak Negeri Resolusi Halal Haram Ayah Bunda


-

Author

Follow Me